oleh

Gubernur Malut Gagal Lagi Pertahankan Jagoannya, Mendagri Pilih Ali

TERNATE-Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) gagal lagi mempertahankan orang-orang pilihannya untuk dilantik menjadi penjabat bupati.

Lihat saja, sejak awal pengusulan nama-nama calon penjabat Bupati Halmahera timur (Haltim) nama pejabat yang beredar menguat adalah Kepala dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan (DKP) M. Buyung Radjiloen, dibandingkan dengan dua pejabat lainnya Karo Pemerintahan Ali Fataruba dan Kadis UMKM Wa Zariah.

Pilihan Gubernur Malut AGK itu sangat realistis. Sebab, Buyung Radjiloen dinilai salah satu pejabat Pemprov Malut yang memiliki kemampuan di bidang pemerintahan, kemampuan mengkonsolidir perbedaan, serta memiliki loyalitas terhadap atasannya.

Namun, fakta berkata lain. Informasi yang dihimpun habartimur.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menandatangani Surat Keputusan pengangkatan Pj Bupati Haltim, atas nama Ali Fataruba (Karo Pemerintahan Setdaprov Malut, red).

Sayangnya, kepastian pJ Bupati Haltim, sampai saat ini Pemprov Malut masih merahasiakan nama penjabat Haltim pilihan Mendagri Tito Karnavian tersebut.

“Saya dapat laporan bahwa Mendagri sudah teken SK Pj Bupati Haltim tinggal tunggu salinannya saja. Tapi siapa nama penjabatnya masih dirahasiakan. Insya Allah, Senin (12/12020) direncanakan pelantikan,” singkat Sekretaris provinsi (Sekprov) Malut Samsudin A. Kadir. (wat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teras Berita