TERNATE – Sikap fraksi gerindra DPRD Kota Ternate (Koter) berubah. Perubahan sikap partai besutan presiden Prabowo Subianto itu berbalik mendukung anggota fraksinya Nurjaya Hi. Ibrahim yang membongkar tindakan adanya dugaan perjalanan dinas fiktif mark-up anggaran perjalanan dinas luar daerah dan dalam daerah.
Fraksi gerindra sendiri sebelumnya, menggelar jumpa pers yang dipimpin langsung ketua DPC Partai Gerindra Kota Ternate Jamian Kolengsusu, didampingi Tasman Balak, dan Zulfikri Andili.
Dalam jumpa pers itu, Jamian secara tegas menyatakan, langkah Nurjaya Hi. Ibrahim itu tidak mencerminkan sikap institusional partai dan, bukan representasi resmi partai tetapi sikap pribadinya.
Namun, belakangan sikap Jamin berubah, balik menyatakan dukungan terhadap kadernya itu dalam upaya pemberantasan dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif dan mark-up setelah Nurjaya Hi. Ibrahim mengumumkan menggunakan 24 pengacara untuk mengawal kasus tersebut.
Selain itu, dukungan fraksi semakin menguat setelah diketahui bahwa langkah Nurjaya ternyata mendapat restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Informasi tersebut mendorong struktur partai di tingkat daerah, baik DPD maupun DPC, untuk memberikan dukungan penuh.
“Yang jelas secara struktur partai, Nurjaya adalah anggota DPRD dari Partai Gerindra. Secara organisasi kami tetap kompak dan bersatu dalam rangka menjalin persahabatan, baik secara pribadi maupun organisasi. Nurjaya merupakan bagian dari partai,” jelas Ketua DPC Gerindra Kota Ternate, Jamian Kolensusu, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon baru-baru ini.
Ditanya terkait sikap resmi DPP, Jamian mengaku belum memperoleh informasi detail. Sebab, komunikasi dengan DPP dilakukan oleh Ketua DPD. “Kalau respons DPP sampai saat ini secara detail saya belum tanyakan ke Ketua DPD, karena Ketua DPD yang menghadap ke DPP,” tambahnya
Meski demikian, ia menegaskan partai tetap solid mendukung langkah Nurjaya. “Secara organisasi kami di gerindra sangat kompak, dari tingkat kota, provinsi, sampai nasional, sangat mendukung gerakan Nurjaya,” tegas Jamian
Dengan adanya dukungan dari seluruh tingkatan partai, langkah Nurjaya dalam mengungkap dugaan perjadin fiktif dan mark up anggaran di DPRD Kota Ternate kini mendapatkan kekuatan politik yang lebih kuat dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah. (rfn/wat)










