SOFIFI – Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Bidang Instansi Pemerintah Pusat (IPP) melaksanakan Evaluasi atas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan RS Lengkap Berkualitas pada RSUD Maba Kabupaten Halmahera Timur Triwulan I 2026 yang berlangsung mulai dari tanggal 23–28 Februari 2026 di Maba, Halmahera Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah di sektor kesehatan.
Evaluasi dilakukan untuk menilai sejauh mana progres pembangunan RSUD Maba telah berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan kegiatan, maupun pemenuhan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Melalui kegiatan evaluasi ini, telah diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan rumah sakit, tingkat kesesuaian dengan perencanaan, serta berbagai faktor yang mempengaruhi capaian program.
Hasil evaluasi selanjutnya akan menjadi dasar dalam memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif kepada pihak-pihak terkait guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan program.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara dalam mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur kesehatan.
Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pembangunan RSUD Maba sebagai rumah sakit yang lengkap dan berkualitas dapat berjalan optimal, tepat waktu, serta mampu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur.
Selain itu, keberadaan RSUD Maba yang representatif diharapkan dapat memperkuat sistem layanan kesehatan daerah, mendukung pemenuhan kebutuhan pelayanan medis yang lebih komprehensif.
“Hasil evaluasi ini juga akan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas,” jelas bagian kominfo BPKP Malut, Naila kepada habar timur .com, Senin (9/3/2026). (nla/wat)










