SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menyiapkan lahan seluas 5,6 hektare untuk pembangunan sekolah rakyat.
Hal ini disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kepulauan Sula Rifai Haitami, Jumat (10/4/2026). Kepada habartimur.com, Rifai mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berkomitmen untuk membangunkan sekolah Rakyat.
“Arahan dari Gubernur ke Bupati untuk fokus sekolah rakyat karena di Maluku Utara baru dua kabupaten yaitu, Kepulauan Sula dan kabupaten Pulau Taliabu,”kata Rifai.
Rifai menuturkan, setelah mendapat arahan tersebut dirinya langsung menyiapkan proposal, dan telah diserahkan kepada bupati, sekaligus dengan lampiran sertifikat tanah seluas 5,6 hektare.
Dalam waktu dekat, sambung Rifai pihaknya berangkat ke Jakarta menyerahkan proposal pembangunan sekolah rakyat ke Kementerian Sosial (Kemensos).
“Syarat pembangunan sekolah rakyat itu, salah satunya lahan harus seluas 5 hektare. Dan kita disiapkan lahan saat ini seluas 5,6 hektare, lahan itu dekat pelabuhan Fery, sekolah rakyat hanya difokuskan di ibu kota kabupaten,”terangnya.
Lebih jauh, Rifai mengatakan sekolah rakyat ini mengacu pada perutaran Menteri Pendidikan terkait dengan kewenangan, maka untuk jenjang menengah menjadi kewenangan provinsi dan jenjang sekolah dasar.menjadi kewenangan Kabupaten.
“Sekolah rakyat hanya merekrut anak-anak yang orang tua tidak mampu. Jadi di sekolah rakyat ini ada asramanya, untuk siswa-siswi tinggal,”jelasnya. (at/wat)










