TERNATE — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Ternate secara resmi menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 pada Minggu, (11/10/2026) pagi sekira pukul 10.00 WIT di Bela Hotel, Ternate.
Musda kali ini memiliki makna istimewa, karena merupakan Musda pertama yang dilaksanakan di antara 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara. Oleh karena itu, panitia berkomitmen menyelenggarakan kegiatan ini dengan terbaik, menjadi teladan bagi pelaksanaan Musda di daerah lain.
Ketua Panitia Musda, Bachtiar Syakir, menyampaikan hal tersebut kepada awak media di Ternate, Senin (5/10/2026). Bachtiar didampingi sekretaris SC Tahara Kalimuda dan anggota bidang materi Nunu.
“Persiapan kita sudah oke, semua tahapan berjalan lancar dan sesuai rencana. Kami bertekad menjadikan Musda kali ini sebagai yang terbaik, menjadi contoh bagi daerah lain yang akan menyusul,” tegas Bachtiar.
Musda ke-7 kali ini mengusung tema: “Golkar Solid, Indonesia Maju — Arah Baru Golkar Ternate: Solid Merangkul dan Menang”.
“Sesuai dengan tanggal yang sudah diplenokan, Musda dilaksanakan pada 11 Oktober di Bela Hotel. Kita tidak menunda lagi, seluruh persiapan kini difokuskan pada pelaksanaan sesuai jadwal,” ujarnya.
Bachtiar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Majelis Pemuda Golkar (MPG) Kota Ternate merinci tahapan pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate.
Pengambilan berkas dibuka selama dua hari berturut-turut, yaitu tanggal 8 hingga 9 Oktober 2026. Sementara pengembalian berkas pendaftaran pada 9 Oktober 2026 pukul 18.00 WIT atau jam 06.00 WIT sore.
“Jadi, pengambilan berkas tanggal 8–9 Oktober 2026. Pengembalian berkas 9 Oktober 2026, paling lambat pukul 18.00 WIT. Beberapa tahapan persiapan sebelumnya sudah kita lalui, dan kini kita masuk ke tahap pendaftaran calon,” jelasnya.
Ditanya soal siapa yang bakal maju sebagai balon ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Bachtiar mengatakan, membuka kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh kader.
“Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya kepada semua kader, tentu memenuhi syarat sesuai dengan juklak. Sampai sekarang belum ada bakal calon yang mengambil formulir. Karena tahapan pengambilan berkasnya baru mulai tanggal 8 Oktober 2026,” jelasnya.
Terkait dengan peluang non kader yang bakal ikut merebut kursi ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate? Dia mengatakan tidak masalah sepanjang ada diskresi. “Terkait dengan persyaratan, panitia tetap mengacu pada juklak dan pedoman organisasi. Persyaratan itu kita mengacu pada juklak. Semua sesuai dengan peraturan organisasi. pada saat pengambilan berkasnya itu kita akan sampaikan syarat yang harus dilengkapi,” pungkasnya. (wat)









