TERNATE – Komisi III DPRD Kota Ternate merespons serius arahan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman, terkait kewaspadaan dini menghadapi datangnya musim hujan.
Langkah nyata yang akan dilakukan adalah menjadwalkan rapat yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya.
Tujuan Rapat ini guna menyusun langkah konkret pembersihan saluran air, penanganan titik rawan banjir, dan kesiapan personel di lapangan menghindari bencana banjir maupun longsor.
“Saat rapat konsultasi, Walikota meminta agar kita mengantisipasi sejak dini datangnya musim hujan. Kita harus menyiapkan diri. Lingkungan harus bersih, saluran air harus bersih dari sampah sebelum musim hujan tiba,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Muhammad Syaiful kepada awak media usai sidang paripurna penyampaian KUA dan PPAS Perubahan 2026 di Kantor DPRD Kota Ternate, Jumat (18/9/2026).
“Langkah pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah bencana terjadi. Kesiapan sebelum curah hujan tinggi turun menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kerugian bagi warga,” tandasnya.
Komisi III berharap seluruh elemen masyarakat juga turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air guna mendukung upaya pencegahan banjir di Kota Ternate.
“Kami mengajak seluruh warga jangan membuang sampah ke selokan, jangan menumpuk sampah di pinggir saluran air, dan biasakan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Setiap sampah yang masuk ke saluran air bisa menjadi penyebab meluapnya air saat hujan turun. Kerja sama warga adalah kunci utama agar Kota Ternate aman dari banjir,” pungkasnya. (wat)










