DPRD Ternate RDP Bersama 3 OPD dan ISSAP


TERNATE – DPRD Kota Ternate menggelar rapat gabungan Komisi I dan Komisi II bersama dengar dinas perhubungan (Dishub), dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) serta organisasi Ikatan Solidaritas Sopir Angkutan Penumpang (ISSAP) Kota Ternate.

Rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota (Dekot) Ternate, Senin (9/2/2026) sebagai sikap respon terhadap permintaan dari ISSAP agar para pedagang musiman dalam area terminal Gamalama tidak dipindahkan atau direlokasi selama bulan ramadan.

“ RDP ini berhubungan dari permintaan ISSAP agar pedagang musiman dalam terminal itu tidak dihentikan atau tidak direlokasi karena menurut mereka akan mengganggu pemasukan mereka di bulan ramadan,” kata anggota komisi II Dekot Ade Rahmat L usai rapat di Dekot Ternate, Senin (9/2/2026).

Sementara, Kasatpol PP Fandi Ahmad mengatakan, soal pengosongan pedagang musiman di kawasan terminal Gamalama sudah menjadi harga mati. “Pemerintah tetap konsisten dengan sikap bahwa untuk bulan ramadan kawasan terminal itu tidak ada pada pedagang musiman,” tegas Fandi.

Ditanya bagaimana langkah pengawasan? Fandi menjelaskan, langkah pengawasan yang dilakukan satpol PP untuk memastikan area terminal bebas dari pedagang musiman adalah melalui jalur patroli.

“Kalau petugas di terminal itukan sudah ada teman-teman dari dishub. Kita akan intens patroli memastikan tidak ada pedagang musiman di area terminal. Dan sekarang tidak mungkin ada karena kalau mereka jualan harus atas izin dari Disperindag, dan sejauh ini tidak ada sama sekali,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan kepala dishub Kota Ternate Faizal Badaruddin bahwa pemerintah tetap konsisten dengan arahan walikota M. Tauhid Soleman, wakil walikota Nasri Abubakar maupun sekot Rizal Marsaoly.

“Kawasan terminal sudah dilakukan penertiban sesuai arahan pimpinan ya. Untuk sementara tidak dibenarkan berjualan di terminal sesuai arahan pimpinan, itu saja selesai,” kata singkat.

Begitu juga sekretaris disperindag Kota Ternate Muhammad Saiful Arsyad bahwa pemerintah sudah memutuskan bahwa selama ramadan tidak ada penjualan di area terminal.

“Kita sudah sampaikan di RSP tadi bahwa pemerintah punya sikap seperti merujuk pada arahan pimpinan bahwa di dalam terminal itu sudah tidak bisa digunakan bagi penjual musiman,” jelasnya.

Langkah yang diambil Disperindag kata dia yakni merelokasi pedagang musiman ke benteng orange. “Disperindag mengambil langkah, membuat skema pedagang musiman itu dialihkan ke benteng orange,” pungkasnya. (wat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teras Berita