Kadikbud Malut Abubakar Abdullah Buka Pelatihan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial 


TERNATE – Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut) Abubakar Abdullah, secara resmi membuka kegiatan koding dan kecerdasan artifisial (AI).

Kegiatan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) PT. Jully Tjindrawan Robotik di SMK Negeri 2 Kota Ternate ini berlangsung selama lima hari, terhitung dari Senin (21/7/2025) sampai dengan Jumat (25/7/2025).

Peserta kegiatan ini terdiri dari perwakilan tenaga pendidik (guru) tingkat SMA dan SMK yang ada di Kota Ternate. Terlaksananya kegiatan ini berkat kerja keras Alfiansyah Hasibuan sebagai fasilitator, ketua panitia Huzaimah dan koordinator kegiatan Kamaluddin Jalaluddin.

Di hadapan para peserta, fasilitator dan panitia, Kepala Dikbud Malut Abubakar Abdullah mengungkapkan, program Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) ini inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital dan industri 4.0–5.0.

Kadikbud Malut yang akrab disapa Aka ini mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir komputasional, pemecahan masalah, serta pemahaman etika dan penerapan teknologi secara bertanggung jawab. Pembelajaran koding dan KA in dirancang untuk semua jenjang pendidikan dasar dan menengah, dengan pendekatan yang adaptif, inklusif, dan kontekstual.

KEPALA dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah menyerahkan buku mozaik rempah kepada salah satu narasumber
KEPALA dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah menyerahkan buku mozaik rempah kepada salah satu narasumber

Menurutnya, ada empat misi utama dari program koding dan kecerdasan artifisial ini yakni pertama; Meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknologi; kedua; Mengembangkan cara berpikir komputasional, kreatif dan solutif; ketiga; Menanamkan etika digital dan tanggungjawab penggunaan teknologi; dan keempat; Mempersiapkan generasi unggul dlm menghadapi tantangan global

“Melalui program ini, peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi bagi tantangan masa depan,” jelasnya.

“Kita semua tahu bahwa kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Dari rekomendasi produk di platform belanja daring hingga sistem navigasi cerdas di kendaraan, AI telah mengubah cara kita bekerja, berinteraksi, dan bahkan berpikir,” ujarnya.

Lanjutnya, di jantung revolusi AI ini, terdapat pembelajaran mendalam (deep learning), sebuah cabang AI yang memungkinkan mesin belajar dari data dengan cara yang meniru cara kerja otak manusia.

Penguasaan Koding dan Kecerdasan Artifisial bukan hanya sekadar kemampuan teknis, tetapi juga merupakan kunci untuk membuka potensi tak terbatas dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan, keuangan, manufaktur, hingga pendidikan.

Kemampuan ini, kata Aka akan membantu menciptakan solusi inovatif, mengoptimalkan proses, dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami telah menyiapkan kurikulum yang komprehensif dan narasumber yang ahli di bidangnya, yang akan membimbing Bapak dan Ibu selama diklat ini. Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan berkolaborasi. Bangunlah jaringan dengan sesama peserta, karena dari sinilah ide-ide brilian sering kali lahir,” jelasnya.

Dia berharap melalui diklat ini, dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep dasar hingga lanjutan dalam Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Tidak hanya itu, Aka juga juga menekankan pentingnya aspek praktikal melalui sesi koding yang intensif.

“Setelah diklat ini, bapak dan Ibu tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam proyek-proyek nyata di sekolah,” katanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini, dan kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya diklat ini. Semoga diklat ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua,” pungkasnya. (cml/wat)

 

Peserta & Penanggung jawab kegiatan Pelatihan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial

  1. Alfiansyah Hasibuan (Fasilitator)
  2. Huzaimah, ST (ketua panitia)
  3. Kamaluddin Jalaluddin, S.Sos (Koordinator)
  4. JOKO RASMONO, S.Pd, M.MPd  (SMA Negeri 1 Kota Ternate)
  5. AHMAR MALAWE, S.ST (SMK Negeri 1 Kota Ternate)
  6. Hj. IRIANY, S.Pd, M.Pd (SMA 2 Kota Ternate)
  7. ARNI APRIANI, S.Pd (SMK Negeri 3 Kota Ternate)
  8. SHINTA SUMARNI PATTIASINA, S.Pi (SMK Negeri 4 Kota Ternate)
  9. DEWI SARTIKA H. BAU, S.Pd, M.Pd (SMA Negeri 4 Kota Ternate)
  10. DIAN LESTARI, S. Kom (SMK Negeri 5 Kota Ternate)
  11. SUKMAWATI A. SABBARAN, S.Pd (SMA Negeri 8 Kota Ternate)
  12. RANTO, S.Pd (SMKS Putra Bahari)
  13. NURYANTI UMAR (SMA Alkhairaat Kota Ternate)
  14. JASMI B. HAMID, S.Pd (SMA Islam Terpadu Nurul Hasan Kota Ternate)
  15. DESSY MANUPUTTY, S.Pd (SMAS Katolik Bintang Laut Kota Ternate)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teras Berita