SOFIFI – Kompetisi Kejurda piala gubernur usia berjenjang yang digelar Sofifi telah berakhir.
Kegiatan sepak bola bergengsi di Maluku Utara (Malut) itu ditutup secara resmi oleh wakil gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, pada Kamis (10/9/2026).
Pada partai final kategori usia 17 tahun, tim sekolah khusus olahraga (SKO) Sofifi berhasil mengalahkan tim Obi Mayor dari Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dengan skor 2-1.
Kemenangan tim SKO ini sekaligus membuktikan kualitas tim dalam mempertahankan tahta juara piala gubernur. Selain U-17, tim SKO kategori usia 15 tahun berhasil merebut posisi ketiga alias juara tiga setelah menundukkan tim SSB Mentari timur 2-0.
“Alhamdulillah, kita rayakan sebuah prestasi yang luar biasa. SKO U-17 jadi juara satu Kejurda sepak bola piala gubernur cup tahun 2026, dan kategori U-15 raih juara tiga,” ujar manajer tim SKO Malut Muhtar Taha, Kamis (9/9/2026).
Menurut Muhtar Taha, yang juga Kepala Sekolah SMANKOR itu mengatakan, keberhasilan SKO pada Kejurda tersebut bukan sekadar juara.
“Ini adalah juara bertahan setelah di tahun 2025 lalu, kita mengangkat piala yang sama dihari yang sama, yakni Kamis, 17 Juli 2025 dan Kamis, 10 September 2026 anak-anak berhasil mempertahankan piala tersebut di rumah kita, di SMANKOR Maluku Utara,” katanya.
Menurutnya, mempertahankan gelar itu jauh lebih sulit daripada merebut gelar. “Terima kasih kepada para pelatih dan pemain. Kalian adalah kebanggaan, kalian legenda SMANKOR yang baru. Kalian bermain dengan hati. Kalian bermain dengan taktik, dengan kekompakan, dengan sportivitas. Kalian membuktikan bahwa pembinaan di SMANKOR berjalan dengan benar,” jelasnya.
Dia juga mengapresiasi pemain SKO U-15 yang berhasil merebut juara tiga. “Hari ini kita berdiri dengan kepala tegak. Karena hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan, kalian bersama, kalian sudah menuliskan sejarah juara tiga Kejurda piala gubernur cup kedua tahun 2026,” jelasnya.
“Terima kasih kepada para pemain karena kalian sudah berjuang membawa nama SMANKOR Maluku Utara di dada. Kepada orang tua, terima kasih atas dukungan dan doanya,” ucapnya.
Dia meminta kepada seluruh pemain agar tetap rendah hati. Juara sejati tidak sombong, tapi terus berlatih. “Buktikan bahwa anak Maluku Utara bisa bersaing di kancah Nasional bahkan Internasional,” harapnya. (wat)










