TERNATE – Musyawarah daerah (Musda) VII Golkar Kota Ternate telah usai. Ardian Idhan terpilih menjadi ketua Golkar Ternate periode 2025-2030, unggul 10 suara dari rivalnya Makmur Gamgulu.
Dinamika persidangan sempat berlangsung alot, tetapi seluruh kandidat dan kader akhirnya menerima hasil musyawarah.
“Alhamdulillah, Musda berjalan lancar sesuai tahapan. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang mengawal jalannya Musda. Dinamika itu hal biasa, dan semua kandidat maupun kader sudah menerima hasilnya,” katan mantan ketua Golkar Ternate, Fuad Alhadi kepada habartimur.com, Jumat (23/10/2026).
Fuad mengapresiasi seluruh pihak yang mengawal Musda Golkar Kota Ternate hingga selesai. “Perbedaan itu sudah selesai. Sekarang bagaimana kita merangkul semua perbedaan menjadi kekuatan untuk menang, sehingga target kemenangan pada pemilu mendatang bisa tercapai,” kelasnya.
Di bawah kepemimpinan Ardian, Golkar Kota Ternate juga menghadapi target meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pileg 2029 mendatang.
“Target kita tetap menang pemilu dan menambah kursi. Kemarin dari tiga menjadi empat kursi. Untuk periode berikutnya, kami berharap bisa meningkat menjadi lima sampai enam kursi,” ujarnya.
Ditanya soal peluang perubahan struktur fraksi golkar di DPRD Kota Ternate, Fuad mengaku perubahan komposisi fraksi menjadi kewenangan kepengurusan baru. “Kalau memang dianggap penting untuk merotasi fraksi, itu kewenangan kepengurusan baru,” katanya.
Ditanya soal namanya ramai dibicarakan menggantikan Amin Subuh sebagai wakil ketua I DPRD Kota Ternate, Fuad mengaku sebagai petugas partai selalu tunduk dan taat setiap perintah partai.
“Kalau soal itu, idealnya kepengurusan baru yang memberikan komentar. Tapi selaku petugas partai, apapun menjadi arahan dan perintah partai kita harus bersedia dan melaksanakan,” pungkasnya. (wat)









