TERNATE – Pemerintah kota (Pemkot) Ternate berencana menyampaikan rencana kerja anggaran (RKA) KUA dan PPAS tahun 2027 ke DPRD Kota Ternate pada minggu keempat bulan Oktober 2026.
“Pemerintah Kota Ternate sudah siap. Nanti kita sesuaikan dengan agenda DPRD Kota Ternate melalui badan musyawarah (Banmus),” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate Thamrin Marasaoly kepada habartimur.com, Rabu (14/10/2026).
Dia mengatakan, seluruh rencana program dan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah dihimpun.
Lanjutnya, dalam penyusunan anggaran tahun 2027, terdapat beberapa hal pokok yang menjadi pedoman, diantaranya penyelarasan program Asta cita presiden Prabowo Subianto, visi dan misi kepala daerah baik gubernur maupun walikota dan wakil walikota.
Untuk target pendapatan daerah, Thamrin mengatakan estimasi pendapatan daerah tahun 2027 bisa mencapai kurang lebih Rp 1 triliun. Menurutnya, angka tersebut tergantung dana transfer ke daerah (TKD).
“Yang sudah pasti target PAD kita tahun 2027 sekitar Rp 160 miliar. Artinya jika TKD diterima dalam kisaran Rp 850 miliar hingga Rp900 miliar, maka total pendapatan bisa menembus Rp1 triliun. Namun jika TKD hanya sekitar Rp 700 miliar, maka pendapatan kita akan masih sama kisaran Rp 900 miliar lebih.
Karena itu, mantan Ketua KNPI Kota Ternate itu mengatakan, pemerintah tetap menggunakan prinsip efisiensi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Thamrin, pihaknya akan menyeleksi secara ketat seluruh usulan program dan kegiatan. Meski begitu, program 2027 masih memprioritaskan di sektor pendidikan, kesehatan, dan usaha kecil menengah (UKM).
“Program yang benar-benar prioritas dan dibutuhkan masyarakat. Kita akan memangkas kegiatan yang belum belum terlalu penting, seperti perjalanan dinas. Kemudian program yang tumpang tindih, misalnya program yang sama ada di dinas PUPR dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, maka harus disatukan agar anggaran lebih efektif dan efisien,” jelasnya. (wat)







