TERNATE – Sekretaris kota (Sekkot) Ternate Rizal Marsaoly sekarang ini mulai menutup diri ketika dikonfirmasi masalah villa milik pengusaha Agusti Talib yang sampai saat ini belum dibongkar.
Hal ini terlihat ketika wartawan media habartimur.com, konfirmasi soal aksi demonstrasi yang dilaksanakan front bersama anti korupsi (FBAK) di kejaksaan tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), Senin (2/3/2026) yang menuding, dirinya menerima uang dari Agusti Talib sebesar Rp 1 miliar.
“Kalau yang itu, no comment,” kata Rizal singkat, saat diwawancara habartimur.com, usai mengikuti sidang paripurna di kantor DPRD Kota Ternate, Rabu (4/3/2026).
Diketahui, FBAK menggelar aksi di Kejati baru-baru membeberkan kurang lebih enam dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Sekkot Rizal Marsaoly, yakni pertama; Mendesak Kejati Malut menelusuri dugaan tindak pidana suap kurang lebih Rp 1 miliar terhadap salah satu Pejabat Tinggi Pemkot Ternate yakni Rizal Marsaoly.
Kedua; Mendesak penyidik tipikor Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, segera naikkan status penyidikan dan menetapkan Sekda Kota Ternate Senah tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi belanja langsung hibah bantuan sosial (Bansos) tahun 2023 senilai Rp 1,7 miliar (Rp1.769.000.000) pada bagian Kesra Setda Kota Ternate sebagainya laporan hasil pemeriksaan (LHP) badan pemeriksa keuangan (BPK) Malut: 12.A/LHP/XIX.TER/5/2024.
Ketiga; Mendesak Polda dan Kejaksaan Tinggi Segera Telusuri Dugaan Penyimpangan Anggaran Kegiatan City Sanitation Summit (CSS) XXIII Tahun 2025 Senilai Rp 1,6 Miliyar
Keempat; Mendesak Polda dan Kejati Malut segera menelusuri Proyek Pembangunan Panggung Festival Pulau Hiri Tahun 2018 Senilai, Rp 1,3 miliar.
Kelima; Mendesak Kejaksaan Tinggi dan Polda Segera menelusuri dugaan Mark Up Anggaran Perbaikan dan Renovasi Papan Nama Taman Asmaul Husna depan Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Senilai Rp. 1 miliar
Keenam; Mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Malut Sufari segera memerintahkan Aspidsus Untuk mengambil Alih Kasus Pembelian Eks Kediaman Gubernur Maluku Utara di kelurahan Kalumpang ternate tengah yang diduga melibatkan mantan kadis perkim kota ternate Rizal Marsaoly. (wat)









