TERNATE – Ada apa dengan pemerintah kota ternate, hingga H-2 belum membayar tunjangan hari raya (THR) bagi PPPK. Pemerintah baru membayar THR bagi pegawai paruh waktu sebesar setengah dari gaji.
Informasi yang dihimpun, THR bagi PPPK dan PNS akan dibayarkan setelah lebaran idul fitri. Sementara kepastian pembayaran THR bagi PPPK dan pegawai negeri sipil (PNS) hingga sekarang belum masih kabur.
Ketidakpastian pembayaran THR ini membuat beberapa PNS pun meluapkan kekesalannya melalui media sosial. Salah satunya adalah Pemilik akun bernama Ulfa Ali. Dia menyatakan kekesalannya setelah mengecek langsung ke bank BPRS Bahari Berkesan di jalan Manonutu untuk memastikan THR, ternyata belum masuk.
“Saya sementara di bank BPRS, Ternyata oh ternyata, PNS punya belum dibayar, hanya paruh waktu punya. Ngoni (mereka) ini, ngoni kira tong (kita) PNS ini tara (tidak) lebaran kong (terus) ngoni pentingkan orang lain daripada PNS. Cee, bikin barang sampe habis lebaran baru dapat THR,” kesalnya.
Selain itu, salah satu PNS yang meminta tidak menyebutkan namanya mengaku kondisi ini baru terjadi di pemerintahan ini, dimana PNS menerima THR setelah hari raya. Dia pun menyinggung pernyataan sekretaris kota (Sekkot) ternate Rizal Marsaoly yang sejak awal memberikan angin segar bahwa akan membayar THR dan PPPK sebelum lebaran
“Asal awal-awal gembar gembor THR akan dibayar sebelum hari raya, ternyata foya samua. Model ini kong mau maju calon tu,” jelas sumber itu. Tak sampai disitu, dia juga menduga anggaran THR dipakai untuk membayar utang pihak ketiga.
“Kalau ada anggaran kenapa tidak dibayar? Kalau tidak ada anggaran kenapa setiap hari dorang bilang akan dibayar tapi foya samua,” jelasnya.
Sayangnya, sampai berita ini ditayang, belum ada pernyataan resmi dari Sekkot Rizal Marsaoly maupun dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Ternate, Amiruddin Abd. Hamid. (wat)










