Wakil Walikota Dampingi Walikota Hadiri Paripurna Penyampaian LKPJ 2025


TERNATE – Wakil Walikota Ternate Nasri Abubakar mendampingi walikota Ternate M.. Tauhid Soleman menghadiri sidang paripurna penyampaian laporan keterangan dan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025 di DPRD Kota Ternate, Rabu (4/3/2026) siang.

Kepada media habartimur.com, Nasri menyampaikan, secara ketentuan LKPJ merupakan laporan tahunan yang disampaikan ke DPRD untuk menjelaskan kinerja penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran.

Hal ini berdasarkan undang-indang nomorn23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang menjelaskan bahwa Walikota wajib menyampaikan.laporan kinerja paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Intinya bahwa LKPJ walikota ke DPRD adalah mekanisme akuntabilitas tahunan, untuk dilakukan evaluasi, lalu memberi rekomendasi untuk perbaikan pelayanan publik dan pembangunan daerah,” katanya.

Ditanya soal capaian selama tahun 2025, Nasri menjelaskan, sesuai yang disampaikan walikota M. Tauhid Soleman bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika dan tantangan, baik dari sisi fiskal, sosial, maupun pembangunan infrastruktur daerah.

Namun kata dia, berkat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat, berbagai program prioritas pembangunan Kota Ternate dapat dilaksanakan dengan baik.

Lanjutnya, dari aspek pertumbuhan ekonomi, berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja perekonomian Kota Ternate tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang positif dan inklusif, di mana seluruh kategori lapangan usaha turut memberikan kontribusi terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Nilai PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kota Ternate pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 9,41 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 8,83 triliun sehingga pertumbuhan ekonomi Kota Ternate pada tahun 2025 mencapai 6,50 persen,” katanya.

Sementara, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator strategis untuk mengukur kualitas pembangunan manusia. Dalam lima tahun terakhir, capaian IPM Kota Ternate secara konsisten berada di atas angka 80 atau termasuk kategori sangat tinggi.

“Pada tahun 2025, IPM Kota Ternate mencapai 83,01 poin, tertinggi di antara kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara, serta berada jauh di atas capaian IPM Provinsi Maluku Utara sebesar 72,52 dan rata-rata nasional sebesar 75,90. Hal ini menunjukkan komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Dia mengajak DPRD Kota Ternate untuk bersama-sama memastikan bahwa arah kebijakan fiskal ke depan semakin fokus pada penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor produktif, serta percepatan penurunan kemiskinan.

“Dengan kolaborasi yang solid, kebijakan yang terarah, dan komitmen bersama dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029, kami optimistis tren peningkatan ini dapat dikendalikan,” pungkasnya. (wat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teras Berita